Selokambang

Tak banyak tahu memang bagi Anda yang belum pernah berkunjung ke kota Lumajang (kota Pisang). Kota yang berada di bagian timur Jawa Timur yang bersebalahan dengan Jember. Sebenarnya banyak objek wisata yang sangat menarik dan tentunya harus dikunjungi. Yang paling sering orang sebut adalah objek wisata Pemandian Alam Selokambang. Selokambang sendiri artinya adalah batu terapung karena menurut sejarah, pada masa kerajaan Majapahit ada seseorang yang menyelamatkan diri dari peperangan dan menyembuyikan sesuatu di balik batu besar di tepi danau. Dengan bantuan petapa sakti, batu tersebut digeser dan masuk ke danau. Anehnya, batu itu tidak tenggelam melainkan terapung sehingga dinamai batu apung (selokambang).
Rumah saya tak jauh dari Selokambang, hanya berjarak sekitar satu kilometeran. Biasanya kalau pulang saya selalu menyempatkan diri untuk berenang di sana. Selain untuk melepas kangen, saya memang sangat ingin “nyemplung” di air yang dingin ini. Maklum, air pemandian ini adalah air sumber yang muncul di bawah tiga pohon beringin yang ada di sisi barat. Segerrr banget…! Air sumber ini mengalir sampai ke ujung kota Lumajang, tak heran kalau kebanyakan aliran-aliran sungai kecil mulai dari Selokambang hingga ke kota terlihat jernih karena memang berasal dari sumber ini.

Lokasi selokambang terletak di desa Petahunan-Purwosono, kec. Sumbersuko. Hanya sekitar 7 km dari arah kota. Tempatnya sangat teduh dan hawanya dingin. Untuk masuk, Anda hanya cukup membayar Rp.3000. Cukup murah! Di sana Anda bisa menikmati pemandangan alam sekaligus area utama yaitu pemandian. Di sisi atas ada lapangan tenis, sementara di samping pintu masuk adalah kolam khusus anak-anak. Di sebelah selatan, Anda bisa menikmati perahu dayung yang memang disediakan untuk pengunjung. Di area dayung, Anda dapat melihat koloni ikan; ada ikan mujair, nila, tawes, wader, sepat, tombro dan gurami. Kalau masih kurang puas, Anda bisa bermain air di sebelah dam yang ada di antara kolam anak dan area dayung. Airnya sangat jernih dan segar!

Kalau Anda sudah puas untuk jalan-jalan melihat pemandangan, Anda bisa langsung berenang di area utama. Di sana ada papan seluncur kalau Anda memang beminat. Sebelum Anda menceburkan diri ke kolam, saya anjurkan untuk menyentuh air dan melakukan pemanasan. Karena jika Anda langsung menceburkan diri, maka badan Anda akan terasa dingin dan takkan mampu menikmati renang karena Anda akan merasa cepat kedinginan. Namun, tak perlu khawatir kalau Anda merasa kedinginan, di sebelah kolam ada beberapa warung yang menyediakan makanan hangat seperti kue goreng; ote-ote dan tahu petis selain itu ada juga kopi atau susu panas. Dan itupun bisa Anda nikmati di pinggir kolam langsung, jadi meski setengah badan berada di air namun Anda bisa menikmati kehangatan nikmatnya menu tadi.

Sekedar info, jangan biasakan Anda keramas di kolam karena di dalamnya ada beberapa ikan yang memang dipelihara. Kalau ingin keramas, silakan di kamar bilas atau kamar ganti. Dan jangan biasakan membuang sampah sembarangan karena di sini sangat asri dan bersih.

Biasanya waktu yang cukup ramai pengunjung adalah ketika hari raya Idul Fitri dan saya anjurkan Anda tidak masuk kolam karena kolam sudah keruh lantaran banyaknya pengunjung yang tumpah ruah masuk kolam. Selain hari raya juga hari libur seperti tahun baru atau hari-hari besar yang lain. Oia, kalau Anda tidak bisa berenang, di sana sudah ada penyewaan ban atau kalau Anda punya uang lebih bisa beli langsung kepada penjual yang ada di kios penjualan. Kalau Anda berminat berlibur ke sini, jangan sungkan-sungkan untuk kontak saya, pasti akan saya temani []

Sumber: http://anaksemeru.blogspot.com/2009/08/selokambang-sumber-air-alam-pedesaan.html

Me and Friends 4ever ^^

Jadwal Kuliah MATKOM Kelas D

Ini untuk teman-teman MATKOM yang belum sempat nyatet jadwalnya..

Hari Jam Mata Kuliah Ruang
Senin 1-2 ESP1 F13
Senin 4-6 Aljabar F14
Senin 12-14 PKN 518
Selasa 3-4 Logika Dasar 306
Rabu 1-2 Ilmu sosial Budaya Dasar F13
Rabu 3-5 Teori Himpunan 320
Kamis 6-8 Teori Bilangan 616
Kamis 12-13 ESP 306
Jumat 1-2 Trigonometri 304
Jumat 4-5 Bahasa Indonesia 518
Jumat 9-10 Esp1 31B

Jangan Takut Belajar matematika

Matematika adalah pelajaran yang bisa dibilang menakutkan bagi sebagian orang. Tetapi, kenapa harus takut dengan itu? Seharusnya kita takut kalau kita tidak bisa matematika, sehingga kita bisa berusaha untuk bisa dan harus bisa matematika.

Aku di UMM mengambil jurusan pendidikan matematika, bukannya aku bisa atau ahli matematika? tapi, aku ingin bisa. Dan, selama beberapa hari mengikuti kuliah pertamaku memang kelihatannya agak menyeramkan, tetapi mungkin bukan aku saja yang merasakannya mungkin teman-temanku juga merasakan hal yang sama, karena hanya satu hal penyebabnya yaitu belum terbiasa.

Aku diperkenalkan satu per satu mata kuliah apa saja yang akan aku dapatkan selama semester satu. Agak bingung sih? tapi dijalani aja ez namanya juga mahasiswa baru.

Aku juga dapet teman-teman baru yang lucu-lucu dan baik. Tidak tanggung-tanggung langsung 50 orang dalam satu kelas.

Jadi, jangan pernah takut dengan matematika. Karena matematika sangat menyenangkan. :)

Playful Kiss

Bagi penggemar drama korea, masih ingatkah kalian dengan Yun Ji Hoo? Pasti masih ingat kan. Setelah beberapa lama kita tidak pernah lagi melihat aktor keren pemeran Ji Hoo yaitu Kim hyun Joon di televisi kita, kini dia akan tampil dengan drama barunya yang berjudul Playful Kiss.

Drama ini sendiri merupakan adaptasi dari salah satu serial manga Jepang yaitu ITAZURA NA KISS. Syuting pertama dilakuin kemarin tanggal 24 Juli di Seongbukdong, Seoul. Denger denger sih ceritanya bakal mirip banget dengan seri manga nya, tapi kita liat saja ada kejutan apa yang dibawa oleh drama korea Playful Kiss ini.

Ringkasan cerita :Ha ni yang diperankan oleh Jung so Min adalah mahasiswa kikuk yang jatuh karena perfeksionis, baek Seong Jo (Kim Hyun Joong). Namun Jung Seong acuh, dia dan ayahnya pindah ke rumah lamanya. Ternyata Seong Jo adalah putra teman dan Ha Ni diberi kesempatan untuk berada didekat orang yang dicintainya. Bagaimanakah kelanjutan kisahnya?

Tunggulah kehadirannya di layar kaca anda… ^^

Cara Merampingkan Perut

Harus diakui, merampingkan perut atau menghilangkan lemak perut itu tidak mudah. Berikut, saran para ahli untuk mengatasinya.

Atasi Stres

Jika tubuh anda bentuknya seperti apel, berat menumpuk di tubuh bagian tengah ketimbang di pinggul, kemungkinan anda sudah tahu, ini dapat meningkatkan resiko diabetes, penyakit jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi. Tapi perut yang gendut ini kemungkinan reaksi terhadap stres. Di saat tertekan, kita memproduksi hormon stres cortisol yang merupakan cara lama kita menyiapkan diri untuk lawan atau lari, jelas Dr. Marilyn Glenville, dalam buku Fat Around The Middle. Jika ledakan energi ekstra ini tidak digunakan, lemak dan glukosa yang dikeluarkannya tak punya tempat untuk pergi dan ditimbun kembali sebagai lemak pada perut, tempat tubuh menyimpan suplai lawan atau lari darurat. Pastikan anda mendapatkan kecukupan vitamin B dengan minum suplemen untuk membantu anda mengatasi stres. Seperti biasa, sebelum minum suplemen apa pun, konsultasiakan terlebih dahulu dengan dokter anda. Selain itu, cari cara untuk menurunkan beban kerja.

Kenali Hormon Anda

Jika anda memasuki menopouse, tubuh akan ekstra ragu untuk melepaskan lemak di sekitar tubuh bagian tengah karena tubuh perlu lemak untuk memproduksi estrogen (yang menurun pada saat seperti ini) untuk melindungi tulang dari osteoporosis. Mengenal musuh adalah langkah pertama untuk mengatasinya.

Perhatikan Diet

Dari cara makan, kita bisa secara tak sadar memberitahu tubuh, bahwa dia (tubuh) sedang stres. Sebagai contoh, jika anda mengurangi kalori untuk menurunkan berat badan, tubuh akan panik dan berpikir sedang terjadi bencana kelaparan. Untuk menyelamatkan hidup, tubuh lalu menurunkan metabolisme dan mempertahankan lemak. Makan secara sehat dan jangan diet keras. Kendati pun anda ingin menurunkan berat badan anda, dapatkan paling sedikit 1.500 kalori sehari.

Baik Kepada Perut

Penyebab kembung umum lainnya adalah intoleransi makanan. Penyebab paling umum adalah susu, ragi, dan gandum. Anda bisa mengujinya dengan mencoba diet Stone Age. Diet ini membuat anda harus makan makanan yang dikonsumsi manusia primitif seperti daging, ikan, sayuran segar dan menghindari makanan olahan. Coba diet selama sebulan untuk menemukan anda intoleransi makanan apa.

Singkirkan Pengacau Perut

Hindari makanan asin dan bergula. Jangan menambahkan garam atau gula ke dalam masakan. Makan bergula (termasuk makanan indeks glikemik tinggi seperti roti putih, pizza, kentang bakar) dapat memicu perubahan kadar gula yang menyebabkan tubuh melepaskan lebih banyak hormon stres yang meningkatkan lemak perut. Garam bermasalah karena meningkatkan penimbunan cairan dan kembung. Jika makan sesuatu yang asin, atasi dengan minum lebih banyak air untuk mengeluarkannya.

Ikuti Program Perut Rata

Sebuah studi University of Minnesota menemukan, orang-orang yang makan paling banyak buah dan sayuran dan makanan kaya serat lainnya menurunkan berat badan 2 sampai 3 pon lebih banyak per bulan dibanding orang-orang dietrendah serat. Diet ini menambahkan lebih banyak kalsium untuk tulang sehat juga. Mendapatkan angka kecukupan gizi kalsium 1200 mg setiap hari juga ditemukan dapat membangkitkan mesin pembakar lemak tubuh.

Olahraga

Olahraga kardiovascular dapat membantu membakar lemak. Lemak perut yang pertama dibakar karena di sinilah tubuh menyimpan suplai darurat. Anda akan menurunkan berat badan mulai dari atas perut terlebih dulu, lalu turun kebawah, dan ke punggung. Mulai dengan jalan kaki setiap hari 40 menit untuk menurunkan ½ pon lemak perut dalam seminggu. Sesudah itu, tambahkan jogging ringan setiap 4 menit.

Bangun Massa Otot

Semakin banyak otot yang dimiliki, semakin banyak kalori yang dibakar karena otot aktif secara metabolik dan perlu energi untuk tetap hidup. Ketika masuk usia setengah baya, kita cenderung menukar 1 pon otot dengan 2 pon lemak setiap tahun. Tapi ini bisa dibalikkan dengan olah raga yang tepat. Latih otot perut terlebih dahulu sebagai langkah untuk membakar lemak perut. Baring telentang pada bola olahraga dengan kaki menapak rata di lantai dan tangan di belakang kepala. Tekuk tulang rusuk ke arah pinggul. Istirahat 1 detik lalu perlahan turunkan. Ulangi 12 kali.

Perbaiki Postur

Postur buruk membuat perut mendesak keluar. Mengoreksinya bisa merampingkandalam sekejap. Jaga bahu rileks dan dada terbuka. Tarik tulang ekor dan kempiskan perut sehinggal pinggul netral. Anda akan tampak lebih ramping dan lebih tinggi. Yoga, Pilates semuanya baik untuk membantu postur.

(Sumber: Tabloid Aura)

Sumber : http://komplit.wordpress.com/2008/09/02/cara-merampingkan-perut/ (dengan perubahan)

Beasiswa UMM

Saat ini, UMM telah menawarkan kepada mahasiswanya beberapa beasiswa, antara lain:

  • BEASISWA YANG SEDANG BERJALAN:

1.    Beasiswa Djarum

Deskripsi    :   Beasiswa yang diberikan PT Djarum untuk mahasiswa semua jurusan melalui program Djarum Bakti Pendidikan.

Ketentuan :

1.   Mahasiswa tingkat 3 (semester 5 )

2.   IPK 3,00

3.   Surat keterangan kurang mampu

4.   Slip gaji Orang Tua

5.   Masa beasiswa adalah 1 tahun.

6.   Dibekali dengan softskill yang meliputi outbound, leadership training, practical skills dan entrepreneurship.

2.    Beasiswa Supersemar

Deskripsi : Beasiswa yang diberikan oleh Yayasan Supersemar

Ketentuan      :

1.   IPK 2,5

2.   Surat keterangan kurang mampu

3.   Slip gaji Orang Tua

3.    BBM (Bantuan Belajar Mahasiswa)

Deskripsi : Beasiswa dari pemerintah (DIKTI) yang diperuntukkan bagi mahasiswa yang kurang dan atau tidak mampu akan tetapi mempunyai prestasi akademik tinggi.

Ketentuan      :

1.     IPK minimal 2,5

2.     Mhs S1 : Semester 2 – 8; Mhs D3: Semeter 2 – 6

3.     Surat keterangan kurang mampu

4.     Slip gaji Orang Tua

5.     Foto kopi KK

4.    PPA     (Peningkatan Prestasi Akademik)

Deskripsi : Beasiswa dari pemerintah (DIKTI) yang diperuntukkan bagi mahasiswa yang kurang dan atau tidak mampu akan tetapi mempunyai prestasi akademik tinggi.

Ketentuan      :

1.   IPK minimal 3,0

2.   Mhs S1 : Semester 2 – 8; Mhs D3: Semeter 2 – 6

3.   Surat keterangan kurang mampu

4.   Slip gaji Orang Tua

5.    PPE (Peningkatan Prestasi Ekstrakurikuler)

Deskripsi : Beasiswa dari pemerintah (DIKTI) yang diperuntukkan bagi mahasiswa yang kurang dan atau tidak mampu akan tetapi mempunyai prestasi di bidang ekstrakurikuler.

Ketentuan      :

1.   IPK minimal 2,5

2.   Sertfikat kejuaraan tingkat Universitas, Regional, Nasional, atau Internasional dengan prestasi juara 1, 2, atau 3

3.   Mhs S1 : Semester 2 – 8; Mhs D3: Semeter 2 – 6

4.   Surat keterangan kurang mampu

5.   Slip gaji Orang Tua

6.    Toyota dan Astra

Deskripsi : Beasiswa dari Yayasan Toyota Astra yang diperuntukkan bagi mahasiswa yang kurang dan atau tidak mampu akan tetapi mempunyai prestasi akademik dari jurusan Eksak (Teknik , Pertanian, Fapetrik , Biologi dan Matematika)

Ketentuan      :

1.   IPK minimal 3,00

2.   Surat keterangan kurang mampu

3.   Slip gaji Orang Tua

4.    Damandiri

Beasiswa yang diberikan oleh Yayasan Damandiri Jakarta

5. TPSDP (Technological And Professional Skills Development Sector Project) Kegiatan Pengembangan Pendidikan Profesional dan Keahlian. Beasiswa ini ada 4 Batch : Program ini tinggal Batch 4

a.    Batch 1 ; mahasiswa tahun masuk (2000,2001, dan 2002)

b.    Batch 2 : Mahasiswa tahun masuk (2003)

c.    Batch 3 : Mahasiswa tahun masuk (2004)

d.    Batch 4 : Mahasiswa tahun masuk (2005)

6.    6. BKM ( Bantuan Khusus Mahasiswa)

  • BEASISWA BAGI MAHASISWA BARU:

Deskripsi : Beasiswa yang diberikan oleh UMM diperuntukkan bagi mahasiswa baru.

Jenis      :

  1. Lulusan SMTA Muhammadiyah
  2. Yatim dan atau Piatu dan / atau Yatim Piatu yang tiddak mampu secara ekonomi (Beasiswa Yatim)
  3. Anggota Persyarikatan Muhammadiyah yang direkomendasi PDM (Beasiswa PPUT/ PPKU)
  4. Saudara kandung dari mahasiswa aktif di UMM (Beasiswa Saudara Kandung)

Ketentuan    :

1.    Surat Rekomendasi dari PDM setempat. (no. 1,2, 3)

2.    Khusus mahasiswa FAI (no 3)

3.    Mahasiswa jurusan tertentu (no 2)

4.    Kartu Keluarga (no 4)

Beasiswa ALUMNI

Deskripsi : Beasiswa yang diberikan olek Alumni Universitas Muhammadiyah Malang, diperuntukkan bagi mahasiswa nilai tertinggi pada SPMB- UMM (tes masuk) dari masing –masing Fakultas

Ketentuan :

Nilai tertinggi SPMB UMM (per gelombang) masing-masing Fakultas

Sumber: http://www.umm.ac.id (dengan perubahan)

Potensi Pisang di Lumajang

Sungguh tepat bila pisang agung dijadikan sebagai maskot Kabupaten Lumajang. Komoditas yang tumbuh subur di sejumlah kecamatan seperti Senduro, Pasrujambe, Gucialit, Klakah, Randuagung, Padang, Pasirian, Candipuro, Pronojiwo dan Tempursari ini merupakan salah satu ciri khas yang menjadi andalan daerah ini. Jika di Senduro saja mampu dihasilkan pisang agung sebanyak 16.000 tandan/bulan, maka bisa dihitung secara kasar berapa ratus ribu tandan lagi yang diperoleh dari 8 kecamatan lainnya. Pisang agung memang pantas dijadikan primadona, karena memiliki ciri khas antara lain lebih awet (bisa bertahan sampai satu bulan), isi, aroma dan rasanya yang sangat disukai. Investasi pengolahan pisang agung sungguh sangat menjanjikan keuntungan. Dari areal yang ada seluas 750 Ha permintaan pisang agung yang sebagian besar diolah menjadi keripik masih belum mampu memenuhi kebutuhan bahkan cenderung kewalahan. Hal ini mendorong pemikiran untuk memperluas areal tanam. Selamat datang investor.

Selain pisang agung, tersedia pula pisang jenis lain yang produksinya justru jauh lebih banyak lagi. Salah satu jenis yang sekarang mulai menjadi idola masyarakat setempat adalah pisang mas. Dalam satu minggu, tidak kurang dari 8 ton pisang mas dikirim ke Jepang, dan angka ini masih belum memenuhi permintaan. Dengan alasan tidak mudah diserang virus, usia panen yang relatif pendek dan pasarnya yang terbuka lebar, pisang jenis ini kini mulai ramai-ramai dibudidayakan masyarakat setempat sambil menunggu kedatangan investor.

Sumber: http://203.77.237.21/einvest/homepage/3508/umum/0/investasi.htm

Gunung Semeru di Lumajang

Gunung Semeru atau Sumeru adalah gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa, dengan puncaknya Mahameru, 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl). Kawah di puncak Gunung Semeru dikenal dengan nama Jonggring Saloko.
Semeru mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.
Posisi gunung ini terletak diantara wilayah administrasi Kabupaten Malang dan Lumajang, dengan posisi geografis antara 8°06′ LS dan 120°55′ BT.
Pada tahun 1913 dan 1946 Kawah Jonggring Saloka memiliki kubah dengan ketinggian 3.744,8 M hingga akhir November 1973. Disebelah selatan, kubah ini mendobrak tepi kawah menyebabkan aliran lava mengarah ke sisi selatan meliputi daerah Pronojiwo dan Candipuro di Lumajang.

Perjalanan
Diperlukan waktu sekitar empat hari untuk mendaki puncak gunung Semeru pulang-pergi. Untuk mendaki gunung semeru dapat ditempuh lewat kota Malang atau Lumajang. Dari terminal kota malang kita naik angkutan umum menuju desa Tumpang. Disambung lagi dengan Jip atau Truk Sayuran yang banyak terdapat di belakang pasar terminal Tumpang dengan biaya per orang Rp.20.000,- hingga Pos Ranu Pani.

Sebelumnya kita mampir di Gubugklakah untuk memperoleh surat ijin, dengan perincian, biaya surat ijin Rp.6.000,- untuk maksimal 10 orang, Karcis masuk taman Rp.2.000,- per orang, Asuransi per orang Rp.2.000,-

Dengan menggunakan Truk sayuran atau Jip perjalanan dimulai dari Tumpang menuju Ranu Pani, desa terakhir di kaki semeru. Di sini terdapat Pos pemeriksaan, terdapat juga warung dan pondok penginapan. Bagi pendaki yang membawa tenda dikenakan biaya Rp 20.000,-/tenda dan apabila membawa kamera juga dikenakan biaya Rp 5.000,-/buah. Di pos ini pun kita dapat mencari porter (warga lokal untuk membantu menunjukkan arah pendakian, mengangkat barang dan memasak). Pendaki juga dapat bermalam di Pos penjagaan. Di Pos Ranu Pani juga terdapat dua buah danau yakni danau Ranu Pani (1 ha) dan danau Ranu Regulo (0,75 ha). Terletak pada ketinggian 2.200 mdpl.

Setelah sampai di gapura “selamat datang”, perhatikan terus ke kiri ke arah bukit, jangan mengikuti jalanan yang lebar ke arah kebun penduduk. Selain jalur yang biasa dilewati para pendaki, juga ada jalur pintas yang biasa dipakai para pendaki lokal, jalur ini sangat curam.

Jalur awal landai, menyusuri lereng bukit yang didominasi dengan tumbuhan alang-alang. Tidak ada tanda penunjuk arah jalan, tetapi terdapat tanda ukuran jarak pada setiap 100m. Banyak terdapat pohon tumbang, dan ranting-ranting diatas kepala.

Setelah berjalan sekitar 5 Km menyusuri lereng bukit yang banyak ditumbuhi Edelweis, lalu akan sampai di Watu Rejeng. Disini terdapat batu terjal yang sangat indah. Pemandangan sangat indah ke arah lembah dan bukit-bukit, yang ditumbuhi hutan cemara dan pinus. Kadang kala dapat menyaksikan kepulan asap dari puncak semeru. Untuk menuju Ranu Kumbolo masih harus menempuh jarak sekitar 4,5 Km.
Ranu Kumbolo

Di Ranu Kumbolo dapat mendirikan tenda. Juga terdapat pondok pendaki (shelter). Terdapat danau dengan air yang bersih dan memiliki pemandangan indah terutama di pagi hari dapat menyaksikan matahari terbit disela-sela bukit. Banyak terdapat ikan, kadang burung belibis liar. Ranu Kumbolo berada pada ketinggian 2.400 m dengan luas 14 ha.

Dari Ranu Kumbolo sebaiknya menyiapkan air sebanyak mungkin. Meninggalkan Ranu Kumbolo kemudian mendaki bukit terjal, dengan pemandangan yang sangat indah di belakang ke arah danau. Di depan bukit terbentang padang rumput yang luas yang dinamakan oro-oro ombo. Oro-oro ombo dikelilingi bukit dan gunung dengan pemandangan yang sangat indah, padang rumput luas dengan lereng yang ditumbuhi pohon pinus seperti di Eropa. Dari balik Gn. Kepolo tampak puncak Gn. Semeru menyemburkan asap wedus gembel.

Selanjutnya memasuki hutan Cemara dimana kadang dijumpai burung dan kijang. Daerah ini dinamakan Cemoro Kandang.

Pos Kalimati berada pada ketinggian 2.700 m, disini dapat mendirikan tenda untuk beristirahat. Pos ini berupa padang rumput luas di tepi hutan cemara, sehingga banyak tersedia ranting untuk membuat api unggun.

Terdapat mata air Sumber Mani, ke arah barat (kanan) menelusuri pinggiran hutan Kalimati dengan menempuh jarak 1 jam pulang pergi. Di Kalimati dan di Arcopodo banyak terdapat tikus gunung.

Untuk menuju Arcopodo berbelok ke kiri (Timur) berjalan sekitar 500 meter, kemudian berbelok ke kanan (Selatan) sedikit menuruni padang rumput Kalimati. Arcopodo berjarak 1 jam dari Kalimati melewati hutan cemara yang sangat curam, dengan tanah yang mudah longsor dan berdebu. Dapat juga kita berkemah di Arcopodo, tetapi kondisi tanahnya kurang stabil dan sering longsor. Sebaiknya menggunakan kacamata dan penutup hidung karena banyak abu beterbangan. Arcopodo berada pada ketinggian 2.900m, Arcopodo adalah wilayah vegetasi terakhir di Gunung Semeru, selebihnya akan melewati bukit pasir.

Dari Arcopodo menuju puncak Semeru diperlukan waktu 3-4 jam, melewati bukit pasir yang sangat curam dan mudah merosot. Sebagai panduan perjalanan, di jalur ini juga terdapat beberapa bendera segitiga kecil berwarna merah. Semua barang bawaan sebaiknya tinggal di Arcopodo atau di Kalimati. Pendakian menuju puncak dilakukan pagi-pagi sekali sekitar pukul 02.00 pagi dari Arcopodo.

Siang hari angin cendurung ke arah utara menuju puncak membawa gas beracun dari Kawah Jonggring Saloka.

Pendakian sebaiknya dilakukan pada musim kemarau yaitu bulan Juni, Juli, Agustus, dan September. Sebaiknya tidak mendaki pada musim hujan karena sering terjadi badai dan tanah longsor.
[sunting] Gas beracun
Puncak Mahameru

Di puncak Gunung Semeru (Puncak Mahameru) pendaki disarankan untuk tidak menuju kawah Jonggring Saloko, juga dilarang mendaki dari sisi sebelah selatan, karena adanya gas beracun dan aliran lahar. Gas beracun ini dikenal dengan sebutan Wedhus Gembel (Bahasa Jawa yang berarti “kambing liar”) oleh penduduk setempat. Suhu dipuncak Mahameru berkisar 4 – 10 derajat Celsius, pada puncak musim kemarau minus 0 derajat Celsius, dan dijumpai kristal-kristal es. Cuaca sering berkabut terutama pada siang, sore dan malam hari. Angin bertiup kencang, pada bulan Desember – Januari sering ada badai.

Terjadi letusan Wedus Gembel setiap 15-30 menit pada puncak gunung Semeru yang masih aktif. Pada bulan November 1997 Gunung Semeru meletus sebanyak 2990 kali. Siang hari arah angin menuju puncak, untuk itu hindari datang siang hari di puncak, karena gas beracun dan letusan mengarah ke puncak.

Letusan berupa asap putih, kelabu sampai hitam dengan tinggi letusan 300-800 meter. Material yang keluar pada setiap letusan berupa abu, pasir, kerikil, bahkan batu-batu panas menyala yang sangat berbahaya apabila pendaki terlalu dekat. Pada awal tahun 1994 lahar panas mengaliri lereng selatan Gunung Semeru dan telah memakan beberapa korban jiwa, walaupun pemandangan sungai panas yang berkelok- kelok menuju ke laut ini menjadi tontonan yang sangat menarik.

Soe Hok Gie, salah seorang tokoh aktivis Indonesia dan mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia, meninggal di Gunung Semeru pada tahun 1969 akibat menghirup asap beracun di Gunung Semeru. Dia meninggal bersama rekannya, Idhan Dhanvantari Lubis.
Iklim

Secara umum iklim di wilayah gunung Semeru termasuk type iklim B (Schmidt dan Ferguson) dengan curah hujan 927 mm – 5.498 mm per tahun dengan jumlah hari hujan 136 hari/tahun dan musim hujan jatuh pada bulan November – April. Suhu udara dipuncak Semeru berkisar antara 0 – 4 derajat celsius.

Suhu rata-rata berkisar antara 3°c – 8°c pada malam dan dini hari, sedangkan pada siang hari berkisar antara 15°c – 21°c. Kadang-kadang pada beberapa daerah terjadi hujan salju kecil yang terjadi pada saat perubahan musim hujan ke musim kemarau atau sebaliknya. Suhu yang dingin disepanjang rute perjalanan ini bukan semata-mata disebabkan oleh udara diam tetapi didukung oleh kencangnya angin yang berhembus ke daerah ini menyebabkan udara semakin dingin.
Taman nasional

Gunung ini masuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Taman Nasional ini terdiri dari pegunungan dan lembah seluas 50.273,3 Hektar. Terdapat beberapa gunung di dalam Kaldera Gn.Tengger antara lain; Gn.Bromo (2.392m) Gn. Batok (2.470m) Gn.Kursi (2,581m) Gn.Watangan (2.662m) Gn.Widodaren (2.650m). Terdapat empat buah danau (ranu): Ranu Pani, Ranu Regulo, Ranu Kumbolo, Ranu Darungan.

Flora yang berada di Wilayah Gunung Semeru beraneka ragam jenisnya tetapi banyak didominir oleh pohon cemara, akasia, pinus, dan jenis Jamuju. Sedangkan untuk tumbuhan bawah didominir oleh Kirinyuh, alang-alang, tembelekan, harendong dan Edelwiss putih, Edelwiss yang banyak terdapat di lereng-lereng menuju Puncak Semeru. Dan juga ditemukan beberapa jenis anggrek endemik yang hidup di sekitar Semeru Selatan.

Banyak fauna yang menghuni gunung Semeru antara lain : Macan Kumbang, Budeng, Luwak, Kijang, Kancil, dll. Sedangkan di Ranu Kumbolo terdapat Belibis yang masih hidup liar.
Pendaki pertama

Orang pertama yang mendaki gunung ini adalah Clignet (1838) seorang ahli geologi berkebangsaan Belanda dari sebelah barat daya lewat Widodaren, selanjutnya Junhuhn (1945) seorang ahli botani berkebangsaan Belanda dari utara lewat gunung Ayek-ayek, gunung Inder-inder dan gunung Kepolo. Tahun 1911 Van Gogh dan Heim lewat lereng utara dan setelah 1945 umumnya pendakian dilakukan lewat lereng utara melalui Ranupane dan Ranu Kumbolo seperti sekarang ini.
Legenda gunung Semeru

Menurut kepercayaan masyarakat Jawa yang ditulis pada kitab kuna Tantu Pagelaran yang berasal dari abad ke-15, Pulau Jawa pada suatu saat mengambang di lautan luas, dipermainkan ombak kesana-kemari. Para Dewa memutuskan untuk memakukan Pulau Jawa dengan cara memindahkan Gunung Meru di India ke atas Pulau Jawa.

Menurut orang Bali Gunung Mahameru dipercayai sebagai Bapak Gunung Agung di Bali dan dihormati oleh masyarakat Bali. Upacara sesaji kepada para dewa-dewa Gunung Mahameru dilakukan oleh orang Bali. Betapapun upacara tersebut hanya dilakukan setiap 8-12 tahun sekali hanya pada waktu orang menerima suara gaib dari dewa Gunung Mahameru. Selain upacara sesaji itu orang Bali sering datang ke daerah Gua Widodaren untuk mendapat Tirta suci.

sumber :http://www.wisatanesia.com/2010/05/gunung-semeru-lumajang.html

Kesenian Jaran Konyong

Kesenian Jaran Konyong di Desa Pasirian Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, merupakan seni pertunjukan tradisional yang mengadaptasi kesenian Jaran Kencak. Kesenian ini sangat unik dari bentuk maupun penampilannya, karena meskipun bukan dari kuda yang sebenarnya, properti yang digunakan sangat mirip dengan kuda asli. Kesenian Jaran Konyong ini menarik untuk di kaji,  dan perlu pendokumentasian dalam upaya pelestarian.
Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan  struktur bentuk penyajian kesenian Jaran Konyong Desa Pasirian, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Luma-jang.
Penelitian ini dilakukan di desa Pasirian, Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, menggunakan pendekatan kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah alat tulis, tape recorder, kamera, handycam, dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data di dapat dari seniman kesenian Jaran Konyong yaitu pemusik, penari dan pencipta kesenian Jaran Konyong. Adapun sebagai sumber pendukungnya adalah VCD.
Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Kesenian Jaran Konyong diciptakan oleh Bpk. Dul Khalim sekitar tahun 1987 dan merupakan bentuk tiruan dari kesenian Jaran Kencak namun lebih ekonomis, praktis, efisien dan unik (2) Berfungsi sebagai hiburan atau tontonan bagi masyarakat (3) Penyajian Jaran Konyong dibagi menjadi 2 yaitu: Pra pertunjukan yang berisi persiapan-persiapan, Bagian pertunjukan yaitu mulai diadakan pertunjukan diawali musik pembuka, atraksi serta arak-arakan dan bagian akhir pertunjukkan berisi atraksi dan temangan, (4) Bentuk penyajian gerak sangat sederhana dan tidak terikat, dengan komponen utama gerak kaki, (5) Musik pengiring yang digunakan berupa instrumen sederhana yaitu 1 Gong, 1 Kempul, 2 Ketipung, 3 Kenong, 1 Saronen, dan 1 Kecrek, (6) Tata rias dan busana sangat sederhana di sesuaikan dengan tempat pertunjukan, (7) Property utama yang digunakan berupa jaranan berbahan dasar kayu bambu serta kain, (8) Pola lantai yang digunakan sangat fleksibel menyesuaikan dengan tempat pertunjukan, (9)Tempat pertunjukan kesenian ini pada arena terbuka maupun tertutup serta.

Sumber :http://ongki.student.umm.ac.id/2010/07/29/kesenian-lumajang/